-->

Pengaruh cinta - part 8

Larinya sangat cepat, hinggaaku pun tertinggal di belakangnya. Ketika menuruni tangga.. Aku berpapasan dengan Ali dan itu sa…


Larinya sangat cepat, hinggaaku pun tertinggal di belakangnya. Ketika menuruni tangga.. Aku berpapasan dengan Ali dan itu sangat dekat, hampier saja aku menabraknya. Rasanya jantungku ingin copot, 

Dadaku bergetar dengan cepat, napasku tak karuan.“Awas! Jangan lari-lari di tangga, bahaya kalau nabrak orang” ucapnya sambil berlalu. Bel masuk berbunyi, sehingga Husna pun dataing ke kelas dengan sendirinya.

“ Kenapa kamu berhenti ngejaer aku?? Katanya..mau tahu..” ucapnya.

“Keburu copot jantung.. hahahaha” ucapku sambil tertawa.

“Sampe segitunya ya..?”ujarnya dengan tampang polos.

Hari itu aku sangat bahagia, rasanya ingin meledak. Ingin segera ku pulangmencurahkan seluruh hati pada sang Maha Cinta, dan tak lupa pada buku diarykesayanganku. Ketika ku buka tas, ada sebuah surat, isinya :

Bandung, 22 Maret 2019

Untuk bidadariku

“Bismillahirraamanirrahim. Ku titip pesan lewat surat ini. Pantaskan dirimu di hadapan Allah, tunggu aku datang ke rumahmu. Aku akan selaluberjuang untuk mendapatkanmu. Tetap fokus belajar ya, jangan mikirin aku terus, haha (sorry, just kidding my princess).Wassalamu’alaikum 

Pengagum rahasiamu 

Aku menutup surat itu dan bertanya-tanya siapakah pengirim surat itu? Aku terusme mikirkannya hingga tak bisa tidur. 

Sebelum tidur aku ingin jujur pada diriku sendiri.

‘Yaa Allah..aku cinta..maafkan aku..aku takut aku belum bisa mencintaimu tapi telahmencintai makhlukk-Mu,..aku cinta…aku cinta Ali…!!’ 

sambil mataku terus di basahi olehair mata. Keesokan harinya, di sekolah Isyvi dating menghampiriku.“Matamu kok hitam gitu? Tidur malam ya, karena kepikiran ‘dia’..??”tanyanya.

“Enggak kok.” jawabku sedikit gugup.“Pasti kamu memikirkan surat rahasia itu ya..!!” seru Isyvi“Kok kamu tahu sih? Jangan-jangan kamu pun tahu siapa pengirimnya.” 

Seruku sambil mencubir pipi Isyvi kaream gemas “ Surat itu dari….seseorang yang mengagumimu dalam diam.. dia adalah…ALI!!! ”serunya.

Aku tak percaya. Aku ingin berlari, berteriak saking bahagianya. Mukaku sampaimerah. Dari jendela, ada seseorang yang tengah memperhatikan kami, yaitu ALI.

Penulis : IiIishermawanti

*** Tamat ***

You may like these posts

0 Komentar

  1. To insert a code use code_here
  2. To insert a quote use your_qoute
  3. To insert a picture use url_image_here
Tinggalkan komentar sesuai topik tulisan, komentar dengan link aktif tidak akan ditampilkan.
Admin dan penulis blog mempunyai hak untuk menampilkan, menghapus, menandai spam, pada komentar yang dikirim