-->

Pengaruh cinta - part 7

“ Isyvi, sebenarnya aku….sebenarnya aku bingung menapa setiap ketemu Ali theaku suka gugup, bahkan ketika menyebut namanya/k…


“ Isyvi, sebenarnya aku….sebenarnya aku bingung menapa setiap ketemu Ali theaku suka gugup, bahkan ketika menyebut namanya/kata ‘CINTA’ sekalipun aku merasakan badanku terasa panas, 

Dia selalu memenuhi pikiranku, aku takut..” curhatkusambal berkaca-kacaIa memelukku sambil berkata“Hulwah, kamu itu remaja, wajar saja jika kau mulai menyukai lawan jenis. 

Itutandanya Allah percaya sama kamu. Jangan jadikan beba, jangan takut, karena cinta itu FITRAH” ujarnya menasehatiku. Aku sangat nyaman berada di sampingnya. Jiwakeibuannya begitu melekat“Lalu aku harus bagaimana Vi?” tanyaku

“Kau harus mendekatkan diri pada Allah dan lebih sering berdoa, jika kaubertemu dengan Ali, ya..biasa saja. Terkadang lelaki itu suka rishi jika ada perempuanyang centil padanya” Serunya menjelaskan panjang lebar. 

Aku pun tersenyum dan berterima kasih padanya, dia memang sahabat terbaikku.Aku pun mulai sejak itu lebih sering berdo’a terutam dalam sujudku, 

Aku selalu berdoa ‘Jika dia baik untukku, maka dekatkanlah aku dengannya, jika dia buruk untukku, maka jauhkanlah Ya Allah’Saat itu di kelas ada kabar, bahwa Husna tidak dekat lagi dengan Ali, 

Karena ialebih memilih mantan pacarnya, yang kebetulan sedang sekolah di Australia, Ali iatinggalkan begitu saja, hingga aku pun bertanya pada Husna“Nis, memang bener bertita yang sedang nyebar itu?” tanyaku.

“Bener Hulwah, emang aku udah nggak deket sama Ali, karena kurasa ia terlalusempurna bagiku. Aku lebih memilih Umar, karena dia lebih pengertian sama aku” jawabHusna panjang lebar.

“Tenang, aku nggak sampai pacaran kok! Kan aku juga tahu bahwa pacaran ituemang di larang dalam islam. Kurasa, Ali lebih cocok denganmu, Hulwah. Karena kuyakin kau pantas untuk bersanding dengannya, dengan kepintaranmu  dan juga akhlakmu yang bagus” lanjutnya.

“Mengapa kau bicara seperti itu? Gak baik loj banding-bandingin orang.  Kamupun wanita yang istimewa. Kamu penurut, cantik, dan pintar” ujarku memberi semangat.

“Oh iya ,, Aku pernah ceritain kamu ke Ali lho..!!”

“HA?! Tentang apa..?” uajarku tak percaya.“Ada deh, Tanya aja ke orangnya” serunya sambil tertawa.Ia pun berlari ke luar kelas, dan aku mengejarnya. 

You may like these posts

1 Komentar

  1. klik azzam
    Bagus artikelnya. Enak dibaca tulisanya

    Baca juga : Penyebab Jerawat Bertambah Setelah Dipencet
  1. To insert a code use code_here
  2. To insert a quote use your_qoute
  3. To insert a picture use url_image_here
Tinggalkan komentar sesuai topik tulisan, komentar dengan link aktif tidak akan ditampilkan.
Admin dan penulis blog mempunyai hak untuk menampilkan, menghapus, menandai spam, pada komentar yang dikirim