-->

Pengaruh cinta - part 6

Ujarnya menerangkan,“Kamu sedang jatuh cinta ya..?” tanyanya.“Engga kok, aku cuma pengen nanya aja” jawabku.Hari- hari berla…


Ujarnya menerangkan,“Kamu sedang jatuh cinta ya..?” tanyanya.“Engga kok, aku cuma pengen nanya aja” jawabku.Hari- hari berlalu seperti biasanya, namun entah kenapa sekarang aku lebihsering melamun dan selalu memperhatikan penampilan. 

Sebenarnya aku sedang tidakingin bergaul dengan siapa-siapa, termasuk dengan Husna dan Isyvi, kesendiriankukembali memuncak.

Setiap kali istirahat, aku hanya pergi ke masjid untuk shalat duha. Entah kenapa hatiku cukup sesak ketika mengetahui bahwa hubungan antara Husna dengan Ali semakin dekat, mereka sering contact-an, 

bahkan terkadang Ali sukamemberikan suatu barangkata-kata penyemangat pada Husna. ‘mengapa aku jadibegini’ batinku. Ketika ku hendak keluar masjid, terdengar lantunan ayat sucu al-quran yangterdengar sangat syahdu, 

suara itu tak lain berasal dari balik hijab.  Aku sangatpenasaran, hingga akua pupn mendapati ada seorang laki-laki yang sedang ,membacaal-quran. Aku begitu menghayati bacaannya. 

Sampai-sampai ia menoleh ke belakang karena merasa di perhatikan.“Eh, kamu ngapain disitu sambal senyum-senyum?” tanyanyaAku pun membuka mata karena suara ngaji itu telah berganti memjadi suarabertanya yang terdengar berat, dan itu ternyata Ali.

“Eh, nggak.Nggak kenapa-napa,‘Afwan!” jawabku sedikit gugup.Masjid itu lengang, hanya ada aku dan Ali di dalamnya, maklum karena ini jamistirahat sehingga banyak para siswa yang lebih memilih untuk menghabiskan jamistirahat di kantin.

“A…Ali..” seruku terbata-bata“Apa Hulwah ?” tanyanya‘mengapa Ali tahu namaku’ batinku. Mendadak diriku kaku seperti batu.Hening sesaat, kemudian ia pergi meninggallkan masjid.

‘KRIING…KRIIING…’ suara bel masuk kembali berbunyi, aku segera menuju kelas. Hari itu aku tidak fokus mengikuti pelajaran, karena dalam pikiranku selelu ada Ali.. Minggu ini nilaiku menurun, 

belajarku tidak fokus, dan aku sering melamun, malah jadi jago membuat puisi..ya tentang cinta. Aku pun di buat aneh oleh sikapku sendiri.“Hulwah..!!”“Hulwah Jamilah Rasidah…!!!” teriak Isyvi Aku pun menoleh dengan tatapan tidak fokus,

membuat Isyvi kesal bukan main“Kamu tuh kenapa sih? Akhir-akhir ini ku perhatikan kamu banyak melamun, pastiada sesuatu yang kau sembunyyikan. 

Maukah kau berbagi cerita denganku?” tuturnya,menawarkan bantuan tanpa memaksa.

You may like these posts

0 Komentar

  1. To insert a code use code_here
  2. To insert a quote use your_qoute
  3. To insert a picture use url_image_here
Tinggalkan komentar sesuai topik tulisan, komentar dengan link aktif tidak akan ditampilkan.
Admin dan penulis blog mempunyai hak untuk menampilkan, menghapus, menandai spam, pada komentar yang dikirim